![]() |
| Koordinator Forum Jamsos, KRH.HM.Jusuf Rizal, SH (Foto/Ist) |
Menurut Koordinator Forum Jamsos, KRH.HM.Jusuf Rizal, SH kepada media di Jakarta, lambatnya penetapan Dewan Direksi BPJS diduga adanya intervensi oknum di DPR ke istana. Ada upaya untuk mengatur-atur komposisi Dewan Direksi yang sudah ditetapkan Pansel sesuai dengan rangking, khusus di BPJS Ketenagakerjaan.
"Forum Jamsos mendengar ada disebut tim 8 atau tim bayangan termasuk oknum partai politik yang mau seting ulang tanpa mengindahkan hasil Rekomendasi Tim Pansel," tegas Jusuf Rizal, aktivis penggiat anti korupsi Relawan Prabowo yang enggan menyebut identitas yang melakukan intervensi itu
Lebih jauh lanjut Jusuf Rizal, pria berdarah Madura-Batak itu, seharusnya pengumuman susunan Dewan Direksi BPJS dilakukan bersamaan dengan hasil seleksi Dewas BPJS, baik Ketenagakerjaan maupun Kesehatan hasil Fit and Propertest di DPR RI. Baru kali ini di Pemerintahan Prabowo tidak jelas schedulenya.
Kemudian nama-nama 14 orang Calon Direksi BPJS untuk dipilih Presideh Prabowo juga dirahasiakan dan tertutup. Padahal semestinya rekomendasi dari Pansel dipublikasikan ke publik sebagai bentuk transparansi (akuntabilitas publik). Dengan ditutup seakan ada mensrea (niat tidak baik)
"Forum Jamsos mengendus adanya upaya mengotak atik 14 nama yang diusulkan Pansel atau mau dioplos. Padahal sudah ada rangking atau nilai. Jika hasil Pansel diabaikan, Forum Jamsos akan proses hukum," tegas Jusuf Rizal Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) itu.
Forum Jamsos melakukan komunikasi dengan Ketua Pansel Seleksi Dewas dan Direksi yang juga Dirjen PHI Kemenaker, Indah Anggoro Putri guna mengetahui 14 nama calon Direksi BPJS Ketenagakerjaan. Tetapi, Indah menolak dengan alasan tidak memiliki data.
Kemudian Forum Jamsos mekakukan investigasi nama-nama 14 orang itu ke berbagai jaringan. Berikut datanya secara acak serta belum valid 100 persen yang diambil dari pengumuman 32 kandidat sebelumnya yaitu :
1.Irvansyah Utoh Banja
2.Agung Nugroho
3.Abdur Rahman Irsyadi
4.Bambang Joko Sutarto
5.Budi Santoso
6.Eko Purnomo
7.Erwin Simanjuntak
8.Harjono Siswanto
9.Ihsanudin
10.Indra Gunawan
11.M. Izaddin
12.Teguh Purwanto
13.Trisna Sonjaya
14.Herdianto Budianto
Nama-nama itu tidak dipublikasi dan tertutup. Padahal hasil seleksi bukan merupakan rahasia negara. Forum Jamsos menyesalkan tidak transparannya Tim Pansel, sebab dengan tertutup rawan diobok-obok oknum-oknum tetentu untuk transaksional jabatan yang merusak profesionalis dan kompetensi para kandidat.
Tim Redaksi
Tags
Nasional


