JAGATANTERO.COM, PANDEGLANG| Mobil pribadi yang dikemudikan seorang ASN, Ahmad Mursidi, menabrak kerumunan orang di depan SDN Sukaratu 5, Kabupaten Pandeglang, Banten, hingga menewaskan satu orang.
"Untuk sampai saat ini, korban meninggal dunia satu orang. Kemudian delapan orang lainnya masih dirawat di rumah sakit, terdiri dari enam siswa, satu pedagang dan satu seorang pemasar," kata Kasat Lantas Polres Pandeglang, AKP Surya Muhammad, di Pandeglang, Kamis.
Ia membenarkan bahwa penabrak tersebut adalah seorang abdi negara yang sedang mengendarai mobil pribadi.
"Untuk pekerjaannya, pengemudi adalah pegawai negeri sipil (PNS). Saat ini yang bersangkutan masih dimintai keterangan oleh penyidik Satlantas Polres Pandeglang," katanya.
Lebih lanjut, pihak kepolisian juga merespons dugaan bahwa PNS tersebut sedang dalam kondisi sakit saat mengemudi, mengingat adanya laporan mengenai penggunaan selang oksigen.
"Berdasarkan pengamatan awal mungkin sakit. Namun, untuk bukti sakit atau tidaknya nanti akan kita buktikan secara medis. Kami tidak bisa langsung menyimpulkan tanpa bukti kedokteran," tambahnya.
Kasat Lantas menyampaikan rasa duka cita mendalam atas peristiwa tragis yang menimpa para pelajar dan warga di sekitar sekolah tersebut.
"Kami mengucapkan turut berbelasungkawa. Semoga amal ibadah korban meninggal diterima Allah SWT, dan bagi korban yang masih dirawat segera diberikan kesembuhan," ujarnya.
Hingga saat ini, Unit Laka Lantas Polres Pandeglang masih terus melakukan proses penyelidikan, olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan keterangan dari para saksi guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.***(ANT)

