![]() |
| Sekda Kota Serang, Nanang Saefudin lantik 7 pejabat tinggi pretama dan administrator di Aula Setda lantai 1 Puspemkot Serang. (Foto/Ist) |
JAGATANTERO.COM, SERANGPemerintah Kota (Pemkot) Serang melantik 2 pejabat tinggi pratama dan 5 pejabat administrator di Aula Setda lantai 1 Puspemkot Serang, Senin 2 Maret 2026. Pelantikan tujuh pejabat itu dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan eselon IIA, IIIB dan dilantik oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang Nanang Saefudin.
Prosesi pelantikan pun turut disaksikan Ketua DPRD Kota Serang Muji Rohman, Inspektur Kota Serang Wachyu B. Kristiawan, Kepala BKPSDM Kota Serang Murni, Kepala Bappeda Kota Serang Ina Linawati, Kepala BPKAD Kota Serang Imam Rana Hardiana, Kepala Dinsos Kota Serang M. Ibra Gholibi, dan Kepala Disparpora Kota Serang Zeka Bachdi.
Nama-nama tujuh pejabat yang dilantik itu sebagai berikut :
1. Dulbarid, SE., M.Si Jabatan Baru Kepala Dinas Perhubungan Kota Serang
2. Dr. Ikbal, S.Pd., M.Kes Jabatan Baru Staf Ahli Wali Kota Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan
3. Jati’ah, S.Pd., MM Jabatan Baru Sekretaris Dinas Sosial Kota Serang
4. Robby Firdaus, SE Jabatan Baru Kepala Bidang Pemadam Kebakaran
5. Indri Jerseyana Dirgantari, S.Sos Jabatan Baru Kepala Bidang Akuntansi
6. Rika Wahyudin, S.Si., MM Jabatan Baru Kepala Bidang Anggaran
7. Lentari Sekar, SE., M.Si Jabatan Baru Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kota Serang
Sekda Kota Serang Nanang Saefudin mengatakan, para pejabat yang baru dilantik dapat melaksanakan amanah yang diberikan oleh pimpinan.
“Jabatan adalah sebuah amanah. Amanah itu titipan suatu saat bisa diambil atau diubah, jadi jangan menghamba pada jabatan, tapi jabatan itu perlu diterjemahkan bagian dari pengabdian kepada masyarakat Kota Serang,” ujar Nanang, kepada Bantenraya.com.
Ia juga meminta para pejabat agar mendukung program Pemkot Serang sesuai visi dan misi Walikota Budi Rustandi dan Wakil Walikota Nur Agis Aulia.
“Para pejabat harus mendukung program visi misi Pak Walikota dan Pak Wakil Walikota,” ucap dia.
Nanang juga mendorong para ASN Pemkot Serang untuk membuat program yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kota Serang.
“Jangan sampai membuat program pembinaan SDM misalkan anggaranya Rp 1 miliar, Rp 200 juta ke masyarakat, Rp 800 jutanya kunker. Jadi programnya yang betul-betul dirasakan langsung oleh masyarakat dan berdampak, karena tantangan ke depan tidak mudah, banyak juga aspirasi yang disampaikan masyarakat,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan kepada para ASN untuk menjaga etika dan beradab baik saat melayani langsung masyarakat maupun saat berselancar di media sosial (medsos).
“Ya itu kan sesuatu yang jangan sampai adab dan etika itu lebih tinggi dari ilmu. Jadi ada orang yang dengan kecerdasan tinggi, tapi tidak punya adab, lebih baik biasa-biasa saja tapi punya etika,” terang Nanang.
Nanang mencontohkan etika seorang ASN saat berselancar di medsos menjadi tidak baik seorang ASN memakai atribut seragam menonjol-nonjolkan sesuatu yang sudah menonjolkan.
“Terus memakai perhiasan emas gede-gede, padahal tidak tahu emasnya emas sepuhan. Itu akan melukai masyarakat Kota Serang yang tentu tidak membutuhkan parade hedonisme, tapi bagaimana ASN dituntut untuk bekerja melayani masyarakat Kota Serang,” tandas dia. (***/red)
Tags
Daerah


